database & sqlite

Database (indonesia : basisdata) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehinggan dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query database disebut Manajemen Sistem Basisdata (Database Manajement System, DBMS).sumber

Alasan perlunya database

* Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
* Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
* Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).
* Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.
* Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

sumber

Contoh kasus :
Dalam suatu Program Studi Teknik Informatika pada suatu Universitas, ingin mengadakan sensus mengenai biodata masing-masing mahasiswanya. Biodata tersebut berisikan : NPM, nama mahasiswa, alamat dan jenis kelamin. Data akan diambil berdasarkan hasil sensus dari tim sensus biodata. Coba anda bayangkan berapa banyak kertas yang dibutuhkan untuk diisikan data-data tersebut melihat begitu banyaknya mahasiswa yang disensus. Dan apabila suatu saat data-data tersebut diperlukan (mencari biodata seorang mahasiswa), akan membuang waktu yang cukup lama untuk mencarinya.
Jika dibandingkan dengan cara berikut, tim sensus biodata tersebut hanya membawa sebuah Notebook. Dan mengisikan biodata masing-masing mahasiswa ke dalam sebuah database Biodata Mahasiswa yang sebelumnya telah dibuat oleh tim tersebut. Bukankah akan lebih banyak menghemat waktu dan biaya !!!

SQLite
SQLite merupakan sebuah database OpenSource seperti halnya MySQL, Firebird, dan lain-lain. Dengan ukuran file yang sangat kecil SQLite layak dipertimbangkan untuk pemilihan sebuah database relasional (RDBMS). Di dalam pustaka SQLite terdapat beberapa fasilitas yang dapat kita gunakan untuk memanipulasi data ataupun mendefinisikan data. Untuk mendapatkan SQLite versi 3 dapat kita peroleh di sini.
Menggunakan SQLite (pada Windows XP)
Setelah anda men-download-nya, kemudian anda extract file zip tersebut di mana saja. Dan copy file sqlite3.exe hasil extract tadi ke dalam direktori C:\WINDOWS\system32. Buatlah sebuah direktori baru dengan nama bebas (contoh : basisdata) di dalam drive D: (kalau tidak ada silahkan diganti dengan drive lain seperti C: dll)yang nantinya akan digunakan untuk tempat menyimpan file database yang akan kita buat.
Kemudian anda buka command prompt melalui Start menu – All Program – Accessories – Command Prompt. Maka akan keluar jendela sebagai berikut :

Kemudian masuklah ke direktori basisdata pada drive D: yang telah dibuat sebelumnya.

Membuka & membuat database
Membuat database dalam SQLite bisa dilakukan dengan cara mengetikkan :

sqlite3 test.db

maka akan tampil versi dari SQLite seperti pada gambar berikut :

Kemudian jika kita akan menutupnya cukup dengan mengetikkan :

.quit

Jika anda ingin membuka kembali database file yang telah dibuat sebelumnya. Lakukan langkah-langkah seperti di atas (mengetikkan nama database file yang telah tersimpan, contoh : sqlite3 test.db).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: